Home Sumsel Raya 864 Lulusan UT Terima Ijazah

864 Lulusan UT Terima Ijazah

4 min read
Komentar Dinonaktifkan pada 864 Lulusan UT Terima Ijazah
0
196


PALEMBANG – Sebanyak 864 mahasiswa Universitas Terbuka Palembang Periode I Tahun 2019, berasal dari empat fakultas, diantaranya FKIP, Fakultas MIPA, Fakultas Ekonomi, Fisip dan Pasca Sarjana, kemarin (12/02) resmi lulus dan menerima ijazah, itu setelah digelar wisudah di Aula Utama Gedung Asramai Haji Provinsi Sumsel.

 

Kegiatan itu langsung dihadiri Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru,. Ia mengatakan,  mengaku bangga dapat hadir dalam Upacara Penyerahan Ijazah UT tersebut.

“Sebagai Gubernur,  saya wajib hadir. Bukan saja orang tua kalian yang bangga tapi saya juga bangga dengan kalian. Cuma satu alasan saya hadir di sini saya bangga dengan kalian,” tegasnya, disambut tepuk riuh oleh para wisudawan/wisudawati.

 

Ia menuturkan, dirinya pernah menjadi orang yang mendaftar UT pada  tahun 1985. Saat ini UT masih mencari pangsa pasar. Bahkan saat itu lanjutnya, keberadaan UT  bisa dikatakan sebagai perguruan tinggi yang nyaris tidak diketahui keberadaannya atau antara ada dan tiada.

 

“Saat itu teknologi tidak secanggih sekarang. Semua masih dilakukan secara manual. Namun saat ini semua itu terjawab. Sekarang saat saya jadi gubernur, pada hari ini saya hadir di sini menyerahkan ijazah lulusan UT,” imbuh

 

Sekarang ini, keberadaan UT tidak diragukan lagi, dan bisa menghasilkan sumber daya manusia yang handal. Karena itu dirinya mengajak kalangan orang tua untuk tidak pernah ragu lagi menentukan pilihan memasukan anaknya menempuh pendidikan perguruan tinggi di Universitas Terbuka.  Mutu UT  bisa dikatakan sudah teruji,  tidak kalah dengan Perguruan Tinggi (PT) lainnya di Indonesia.

 

“Lulusan UT ini tidak diragukan lagi. Universita Terbuka  bukan Universitas yang main main mutunya. Kalangan orang tua, ayo jangan pernah ragu. Mari kita masukan putra putri kita ke Universitas Terbuka,” ajak Gubernur.

 

Ia pun mengingatkan, agar pandai bersyukur atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT. Mengingat tidak semua orang bisa menyandang gelar sarjana. Karena itu dia meminta agar para alumnus dapat menjaga nama baik almamater UT  di tengah masyarakat dan lingkungan kerja.

 

“Sebagian orang gelar sebagai kebanggan. Namun itu saja tidak cukup yang paling penting bagaimana mempertanggungjawabkan  gelar yang disandang. Ilmu yang didapat harus di implementasikan dengan profesi apapun pekerjaan yang dijalani. Bagi yang pagawai diharapkan dapat lebih meningkatkan kinerjanya,” harapnya.

 

Mantan  Bupati OKU Timur, dua periode ini mengilustrasikan sesorang yang telah menimba ilmu di perguruan tinggi. Ibarat yang dulunya hannya besi bekas karatan yang nilainya tidak seberapa. Namun setelah dilakukan penyepuhan dan menjalani  sejumlah proses produksi, maka besi tersebut akan berubah menjadi besi yang dapat dibentuk sesuai dengan selera.  Sehingga nilainya pun akan jauh lebih mahal dibanding dengan nilai besi tua sebelumnya.

 

“Kalau besi bekas yang ada di pinggir jalan kalau dijual paling Rp 4000 satu kilonya. Tetapi jika sudah ditempa maka bisa lebih mahal lagi, dan begitulah seterusnya,” papar Gubernur. (rel)

 

 

Load More By admin
Load More In Sumsel Raya
Comments are closed.