Home Gawe Kitek Pendidikan, Skala Prioritas

Pendidikan, Skala Prioritas

4 min read
Komentar Dinonaktifkan pada Pendidikan, Skala Prioritas
0
6

SEKAYU – Para  kepala Sekolah (Kepsek) tingkat SD dan SMP, Pengawas, Korwil di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) berkumpul di Aula SMPN 6 Unggul Sekayu kemarin Selasa (27/8). Itu dilakukan dalam rangka pembinaan dan evaluasi tugas mereka.
Bahkan, dalam kegiatan para peserta diberikan materi oleh Perwakilan Polres Muba dan Kejari Musi Banyuasin. Kemudian dilanjutkan dengan pertemuan dengan orang nomor satu di Bumi Serasan Sekate, H Dodi Reza Alex Noerdin.
Kepala Disdikbud Kabupaten Muba, Musni Wijaya Ssos Msi, mengatakan, kegiatan pembinaan dan evaluasi pelaksanaan Kepsek SD dan SMP dihadiri oleh seluruh kepsek, pengawas, dan korwil. “Perlu saya sampaikan program di Pemkab kedepan berupa Biaya Operasional Sekolah Daerah (BOSDA), menjadi terobosan terhadap kepedulian dunia pendidikan,” katanya
Lanjutnya, tahun anggaran 2020, diberikan bantuan bagi tenaga pendidil bertugas di daerah sulit dijangkau, untuk tenaga pendidik PNS sebesar Rp 1 juta rupiah per bulan, dan non PNS Rp 600 ribu per bulan. “Alhamdullilah juga DAK di tahun anggaran 2020 meningkat sebesar Rp 109 milyar, dengan rincian 71 paket fisik dan mutu sebanyak 24 kegiatan,” bebernya.
Bupati Muba, H Dodi Reza Alex Noerdin, menyampaikan upaya Pemkab dalam memprioritaskan bidang pendidikan terus ditingkatkan, tidak hanya fokus pada pembangunan sarana dan prasarana sekolah tapi juga meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik. “Sarana dan prasarana secara bertahap kita penuhi di seluruh sekolah, selain itu tunjangan bagi tenaga pendidik dan peningkatan kualitas terus menerus dilakukan, sehingga dengan tingkat kesejahteraan yang cukup tinggal bagaimana tugas pendidik bisa mencetak generasi unggul,” ujar Bupati Muba H Dodi Reza Alex
Dikatakan Dodi, dirinya begitu semangat apabila diundang pertemuan para tenaga pendidik, karena tenaga pendidik sudah jelas berperan membangun Kabupaten Muba dalam sektor pendidikan. “Beberapa poin kedepan terkait dengan program peningkatan kualitas pendidikan, mulai dari meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik seperti tunjangan bagi tenaga pendidik bertugas di daerah jauh serta gaji layak bagi tenaga non PNS menjadi program prioritas. Kemudian pembangunan sarana dan prasarana bahkan DAK naik sampai Rp 109 Milyar tahun anggaran 2020. Sungguh ini sangat luar biasa, akan kita gunakan untuk kegiatan belajar dan pemenuhan sarana prasarana,” ucapnya
Kandidat Dokter Universitas Pajajaran ini juga mengatakan, Pemkab menambah Biaya Operasional Sekolah (BOS), ini terobosan baru yang tidak semua Kabupaten/Kota punya kepedulian akan hal ini. “Semua dilakukan tidak lain agar bagaimana memudahkan tenaga pendidik dalam mengelola sekolah dengan baik, hingga mencetak generasi unggul. Kalau tahun ini Muba bisa meluluskan 6 siswa/i dapat beasiswa di Sampoerna Univercity dan double degree kerjasma dengan Arizona Univercity, tahun depan harapan bisa dua kali lipat berasal dari Muba hasil didikan Bapak Ibu sekalian,”ujar Bupati.
Lanjutnya, “Saya akan mengeluarkan kebijakan yang jelas-jelas mengedepankan kepentingan pendidikan, saya berpesan kepada para tenaga pendidik agar tetap semangat mendidik para calon generasi unggul di Muba, karena kalian adalah ujung tombak dalam membina dan mendidik anak-anak Muba, karena tanpa kita generasi penerus akan hilang arah,” tutupnya. (pai)

Load More By admin
Load More In Gawe Kitek
Comments are closed.